Personel Polsek Ngebel bersama jajaran TNI dan masyarakat melaksanakan kerja bakti langsir rangka besi jembatan darurat di Dukuh Dayakan, Desa Wagir Lor, Kecamatan Ngebel, Kabupaten Ponorogo, Selasa (17/2/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut merupakan bagian dari percepatan pembangunan jembatan darurat yang menjadi akses vital penghubung Desa Wates, Kecamatan Jenangan, dengan Desa Wagir Lor.
Kerja bakti ini dipimpin langsung Kapolsek Ngebel AKP Nuryadi, S.H., didampingi Bhabinkamtibmas Desa Wagir Lor serta anggota TNI dari Koramil Ngebel. Puluhan warga Dukuh Dayakan turut ambil bagian dalam proses langsir rangka besi dari lokasi fabrikasi menuju titik pembangunan jembatan yang berjarak sekitar 100 meter dengan menggunakan alat sorong roda dua (klutuk). Semangat gotong royong tampak kuat selama kegiatan berlangsung.
Adapun material rangka besi yang dipindahkan meliputi 54 balok anak, 54 balok penguat, 4 balok penyangga kolom, serta 3 baris balok utama dengan panjang 32 meter. Proses pembangunan kini memasuki tahap erection atau pemasangan rangka besi, setelah sebelumnya melalui tahapan fabrikasi pada 20 Januari hingga 5 Februari 2026, serta pekerjaan profil jembatan, penyiapan lahan pondasi, dan pengecoran pada 7 hingga 14 Februari 2026. Jembatan darurat tersebut dirancang sepanjang 32 meter dengan tambahan sayap masing-masing 2 meter sehingga total panjang mencapai 36 meter dan lebar 1,2 meter.
Kapolres Ponorogo, AKBP Andin Wisnu, memberikan perhatian khusus terhadap percepatan pembangunan jembatan yang sebelumnya ambrol akibat tingginya curah hujan dan sempat viral di media sosial. Diharapkan, sebelum Hari Raya Idul Fitri 2026, jembatan darurat ini sudah dapat difungsikan sehingga aktivitas dan perekonomian masyarakat kembali berjalan normal. Kegiatan kerja bakti berakhir pukul 11.15 WIB dalam keadaan aman, lancar, dan kondusif.
0 Komentar