Kapolri Resmikan Direktorat PPA-PPO di 11 Polda dan 22 Polres, Perkuat Perlindungan Perempuan-Anak

Kapolri Resmikan Direktorat PPA-PPO di 11 Polda dan 22 Polres, Perkuat Perlindungan Perempuan-Anak

 


Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo secara resmi meluncurkan Direktorat Tindak Pidana Perempuan dan Anak (PPA) serta Pidana Perdagangan Orang (PPO). Peresmian ini dilakukan di tingkat 11 Polda dan 22 Polres sebagai langkah konkret Polri dalam memperkuat penegakan hukum terhadap kasus-kasus kerentanan sosial.
Acara peluncuran tersebut berlangsung di Aula Bareskrim Polri Lantai 9, Jakarta Selatan, Rabu (21/1/2026). Setibanya di lokasi sekitar pukul 10.00 WIB, Kapolri disambut oleh jajaran Direktur dan Kasat Reserse PPA-PPO yang baru dibentuk.

"Dengan mengucap bismillahirrahmanirahim Direktorat Reserse dan Satuan Reserse PPA dan PPO resmi diluncurkan sebagai garda terdepan perlindungan perempuan dan anak di seluruh wilayah Indonesia," ucap pembawa acara, dengan diiringi penekanan tombol peluncuran oleh Kapolri dan sejumlah pejabat.

Rangkaian acara juga ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Polri dengan Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) guna mempererat koordinasi perlindungan pekerja migran dari sindikat perdagangan orang.

Setelahnya dilaksanakan penandatanganan berita acara Pengukuhan Ditres-Satres PPA dan PPO. Penandatanganan berita acara secara simbolis dilaksanakan oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri, disaksikan MenPPPA RI, MenPANRB RI, MenP2MI RI, dan Kapolri.

Posting Komentar

0 Komentar