Pastikan Stock Minyak Goreng Terpenuhi, Polsek Badegan Polres Ponorogo Giatkan Patroli

Pastikan Stock Minyak Goreng Terpenuhi, Polsek Badegan Polres Ponorogo Giatkan Patroli

featured image
Ponorogo-Personil Polsek Badegan melasanakan patroli kewilayahan dan pengecekan minyak goreng di dua toko/agen minyak goreng di wilayah hukum Polsek Badegan.

Kegiatan Patroli kewilayahan dan pengecekan dipimpin Kapolsek Badegan IPTU Agus Wibowo,S.H bersama anggota personil Polsek Badegan.Jumat (03/06)Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan bagaimana kondisi sebenarnya terhadap stok dan harga minyak goreng di pasaran Kecamatan Badegan

Kapolsek Badegan IPTU Agus Wibowo,S.H mengatakan bahwa kegiatan patroli melasanakan pengecekan dengan penjual atau agen minyak goreng curah.

"Untuk saat ini stock minyak goreng di dua toko masih kosong dan menunggu kiriman dari agen toko Baru Mulia Ponorogo dan selalu monitor perkembangan selanjutnya" urainya

Kemudian Patroli dilanjutkan ke tempat wisata bukit Soeharto antisipasi atau cegah terjadinya 3c dan gangguan Kamtibmas.

" Kami selalu menghimbau kepada security agar meningkatkan kewaspadaan terhadap orang asing untuk antisipasi segala tindak kriminal terutama curhat pada saat malam hari"imbuhnya

Sehubungan dengan merebaknya PMK (Penyakit Mulut dan Kuku) di wilayah Kabupaten Ponorogo"kami menekankan ke beberapa peternak yang bersekala besar maupun kecil yang ada diwilayah Kecamatan Badegan,” tutur Kapolsek Iptu Agus

Dari hasil pemantauan dan pengecekan kondisi hewan ternak baik Sapi maupun kambing dibeberapa tempat diwilayah Kecamatan Badegan sampai dengan hari ini tidak diketemukan adanya hewan ternak yang terindikasi terinfeksi penyakit mulut dan kuku ( PMK ).

Upaya pencegahan, disampaikan kepada para peternak untuk menjaga kebersihan hewan dan kandang, selalu pantauan kondisi hewan ternak, apa bila ada hewan ternak yang terserang PMK segera dipisahkan dari hewan ternak yang kondisinya sehat.

“Kami berharap apabila menemukan adanya gejala hewan ternak yang terindikasi terjangkit PMK peternak agar segera menghubungi petugas kesehatan hewan kecamatan agar segera bisa ditindaklanjuti,” tutupnya

(Humas)

Posting Komentar

0 Komentar